12 November 2019
David Luiz Buat Blunder, Ini Tanggapannya

David Luiz Buat Blunder, Ini Tanggapannya

Bek Arsenal, David Luiz mengklaim bahwa barisan bek Arsenal harus bertanggung jawab terkait kesalahan yang mereka ciptakan pada laga melawan Tottenham Hotspur, pada malam kemarin. The Gunners berhasil menutup laga dengan skor 2-2 dengan banyak sekali kesempatan terbuang.

Laga itu berjalan sulit, Arsenal tertinggal dua gol terlebih dahulu lewat dua blunder yang mereka buat sendiri. Di gol pertama, Sokratis salah posisi dan Bernd Leno blunder. Pada gol kedua, Granit Xhaka yang menjatuhkan Son di kotak penalti.

David Luiz tahu permainan Arsenal pada laga tersebut jauh dari Arsenal yang seharusnya, khususnya di barisan pertahanan Arsenal. Biar begitu, perjuangan mereka tetap layak diapresiasi usai menyamakan kedudukan dengan skor 2-2.

Terima Tanggapan Miring

Seusai empat pertandingan Premier League 2019/20 sejauh ini, pertahanan rapuh Arsenal kembali diperbincangkan. Unai Emery dianggap belum benar-benar menyelesaikan masalah yang sudah dimulai sejak musim lalu di dalam tim yang di asuhnya.

“Saya kira kritik itu wajar, sepanjang karier saya itulah yang terjadi, khususnya jika Anda seorang bek,” ujar David Luiz kepada Sky Sports.

“Striker tidak pernah menyebabkan kekalahan kecuali mereka gagal mencetak gol penalti di menit terakhir, itulah sepak bola.” Tambahnya.

“Para bek harus bertanggung jawab dan menerima kritik itu dengan cara terbaik, rendah hati. Kami harus memahami ketika kami membuat kesalahan dan mengakuinya,” tandasnya.

Mencoba Konsisten

David Luiz tahu kualitasnya masih diragukan sebagai pemain baru Arsenal saat ini. Sebab itu, dia berjanji akan melakukan yang terbaik untuk mendapatkan kepercayaan fans dan manajemen terhadap dirinya.

“Saya akan selalu mencoba melakukan yang terbaik. Permainan saya, sampai penalti di Liverpool, sangat bagus, khususnya pada laga pertama,” ujar Luiz.

“Hari ini [vs Tottenham] saya tetap bermain penuh meski menahan rasa sakit dan saya mencoba menunjukkan semangat sampai akhir.” tambahnya

“Saya mencoba berkembang bersama tim setiap hari. Anda harus bersikap dewasa untuk memahami momen seperti ini,” tegasnya kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *