22 September 2019
Kekecewaan Unai Emery Kepada Granit Xhaka

Kekecewaan Unai Emery Kepada Granit Xhaka

Salah satu pemain Arsenal, Granit Xhaka merupakan pemain terburuk Arsenal ketika bermain imbang 2-2 dengan Tottenham Hotspur pada pekan keempat Premier League lalu. Ia membuat beberapa kesalahan fatal yang membuat The Gunners harus puas mendapat hasil imbang.

Kesalahan fatalnya yaitu satu blunder fatal Xhaka pada pertandingan tersebut adalah ketika melanggar Son Heung-Min tanpa menyentuh bola sata itu. Pelanggaran ini terjadi di kotak penalty Arsenal, Harry Kane menuntaskan tugasnya dengan baik sebagai eksekutor pinalti tersebut.

Granit Xhaka dikritik keras sesudah insiden tersebut, meski pada akhirnya Arsenal berhasil menyamakan kedudukan lewat Alexandre Lacazette dan Pierre-Emerick Aubameyang. Penampilan buruk Xhaka nyaris membuat Arsenal merugi pulang dengan tangan kosong.

Merasa Bersalah

Unai Emery mengetahui kesalahan Xhaka seharusnya tidak terjadi, tapi dia juga tahu bahwa dengan demikian Xhaka bisa berkembang lebih baik lagi. Secara keseluruhan, Emery mengaku puas dengan penampilan Xhaka selama pertandingan.

“Selama 90 menit, saya sangat bangga dengan kerja kerasnya. Kami bisa menerima beberapa kesalahan dan saya ingin memanfaatkannya untuk berkembang,” Ujar Emery dilansir dari Goal internasional.

“Bagi saya, ada lebih banyak hal positif secara kolektif, secara individual, juga untuk Xhaka.” Tambahnya.

“Penalti itu adalah satu aksi yang sangat mengecewakan. Dia bekerja sangat baik. Dia bermain sangat baik. Jika kami memenangkan pertandingan, mungkin kita tidak banyak membahas kesalahannya,” tegasnya kembali.

Pertandingan Krusial

Unai Emery memuji peran suporter pada laga krusial itu. Dukungan publik Emirates Stadium sangat membantu Arsenal dalam pertandingan berlangsung. Mereka seharusnya bisa menang, tapi pada akhirnya penampilan Arsenal belum cukup mampu memenangi pertandingan tersebut.

“Dengan dukungan suporter kami, kami menciptakan atmosfer yang sangat bagus. Pertandingan ini hebat untuk sepak bola, tapi bagi kami ini tidak cukup,” tambah Emery.

“Sungguh, saya sangat bangga dengan kerja keras kami, pemain-pemain kami, suporter kami,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *